Maumere – Dalam rangka mendukung perencanaan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Tahun Anggaran 2026, Staf Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sikka melaksanakan kegiatan Survei Lokasi Sumur Bor Air Tanah di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, pada Selasa, 30 Juni 2026.
Kegiatan survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui potensi sumber air tanah sebagai salah satu dasar dalam penentuan lokasi usulan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Selain itu, survei dilakukan untuk memperoleh data mengenai kondisi lapangan, karakteristik wilayah, serta potensi pemanfaatan air tanah guna mendukung kebutuhan irigasi bagi lahan pertanian.
Dalam pelaksanaannya, Staf Bidang SDA melakukan observasi lapangan, pendataan kondisi lokasi, identifikasi akses menuju titik survei, serta pengumpulan informasi dari masyarakat mengenai ketersediaan air dan kebutuhan irigasi di wilayah Desa Kolisia. Data yang diperoleh akan menjadi bahan pendukung dalam proses kajian teknis dan penyusunan usulan kegiatan JIAT Tahun Anggaran 2026.
Survei ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air untuk mendukung sektor pertanian. Melalui identifikasi potensi air tanah, diharapkan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dapat dilaksanakan pada lokasi yang memiliki ketersediaan air memadai sehingga mampu meningkatkan keandalan pasokan air irigasi, khususnya pada musim kemarau.
Kegiatan survei berlangsung dengan lancar dan menjadi salah satu langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sikka.
