Bidang Cipta Karya PUPR Sikka Laksanakan Survei Penilaian Tingkat Kerusakan Gedung SMAS Maria Bunda Segala Bangsa

Bagikan:
👁 24

Maumere, 29 Juli 2026 – Tim Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka melaksanakan kegiatan survei penilaian tingkat kerusakan bangunan di SMAS Maria Bunda Segala Bangsa pada Rabu (29/7) pukul 09.30 WITA. Survei difokuskan pada ruang-ruang kelas SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa sebagai bagian dari proses identifikasi kondisi bangunan sekolah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan yang diajukan oleh Kepala SMAS Maria Bunda Segala Bangsa, RD. Emilianus Reginius Dedyson, S.Pd, terkait permohonan penilaian tingkat kerusakan bangunan sebagai dasar perencanaan rehabilitasi gedung sekolah. Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Dalam pelaksanaan survei, Tim Bidang Cipta Karya melakukan pemeriksaan dan pendataan secara terhadap kondisi bangunan sekolah. Pemeriksaan meliputi pengukuran dimensi ruang kelas, identifikasi jenis dan tingkat kerusakan pada elemen bangunan, serta pengujian struktur menggunakan Hammer Test pada bagian-bagian struktur yang memenuhi syarat untuk dilakukan pengujian.

Kegiatan penilaian tingkat kerusakan ini memiliki peran penting dalam menyediakan data teknis yang akurat mengenai kondisi eksisting bangunan. Hasil survei akan menjadi dasar dalam menentukan tingkat kerusakan bangunan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses rehabilitasi gedung SMAS Maria Bunda Segala Bangsa dapat direncanakan secara objektif dan tepat sasaran sehingga tercipta sarana dan prasarana pendidikan yang lebih aman, nyaman, serta mampu mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sikka.

Maumere, 29 Juli 2026 – Tim Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka melaksanakan kegiatan survei penilaian tingkat kerusakan bangunan di SMAS Maria Bunda Segala Bangsa pada Rabu (29/7) pukul 09.30 WITA. Survei difokuskan pada ruang-ruang kelas SMA Seminari Maria Bunda Segala Bangsa sebagai bagian dari proses identifikasi kondisi bangunan sekolah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan yang diajukan oleh Kepala SMAS Maria Bunda Segala Bangsa, RD. Emilianus Reginius Dedyson, S.Pd, terkait permohonan penilaian tingkat kerusakan bangunan sebagai dasar perencanaan rehabilitasi gedung sekolah. Rehabilitasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan belajar bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Dalam pelaksanaan survei, Tim Bidang Cipta Karya melakukan pemeriksaan dan pendataan secara terhadap kondisi bangunan sekolah. Pemeriksaan meliputi pengukuran dimensi ruang kelas, identifikasi jenis dan tingkat kerusakan pada elemen bangunan, serta pengujian struktur menggunakan Hammer Test pada bagian-bagian struktur yang memenuhi syarat untuk dilakukan pengujian.

Kegiatan penilaian tingkat kerusakan ini memiliki peran penting dalam menyediakan data teknis yang akurat mengenai kondisi eksisting bangunan. Hasil survei akan menjadi dasar dalam menentukan tingkat kerusakan bangunan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan proses rehabilitasi gedung SMAS Maria Bunda Segala Bangsa dapat direncanakan secara objektif dan tepat sasaran sehingga tercipta sarana dan prasarana pendidikan yang lebih aman, nyaman, serta mampu mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sikka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top