Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sikka Gelar Rapat Rencana Teknis Penanganan Drainase Perkotaan Maumere

Bagikan:
👁 10

Senin 20 April 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka mengadakan pertemuan yang membahas rencana detail penanganan drainase di ruas Jl. Wairklau, Jl. Gajah Mada, dan Jl. Mawar. Rapat ini diikuti oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sikka, Ibu Femmy Bapa, Plt. Kepala Bidang Cipta Karya, Kepala Bidang SDA, Konsultan Perencana dan staf bidang cipta karya.

Dalam Pertemuan ini, Konsultan Perencana memberikan presentasi mengenai rencana penanganan saluran drainase mulai dari rencana dimensi saluran, data elevasi, arah aliran air, serta rencana perhitungan anggaran. Menyadari adanya beberapa area yang terdampak oleh pembangunan ini—termasuk beberapa kios warga di sekitar Jl. Wairklau, Dinas PUPR akan  berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Madawat. Langkah sosialisasi akan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas.

Kepala Dinas PUPR Sikka, Ibu Femmy Bapa, menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dan perizinan bangunan. Beliau mengimbau staf pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) agar memastikan setiap pemohon memperhatikan pembuatan ramp atau akses masuk bangunan, sehingga tidak menutup saluran drainase atau menghambat fungsi sistem drainase yang ada.

Staf Teknis Bidang Cipta Karya juga memberikan masukan teknis agar dilakukan perhitungan elevasi dan persentase kemiringan secara mendetail dari titik Kantor Agama hingga persimpangan kantor Bapperida. Hal ini krusial karena jalur tersebut akan menerima beban aliran air yang besar dari segmen-segmen sebelumnya, sehingga diperlukan penerapan sistem kolakan pada setiap pertemuan arus untuk mencegah terjadinya luapan atau aliran balik (backwater).

Sebagai tindak lanjut, pihak konsultan berkomitmen untuk menyempurnakan data teknis dan menyajikannya dalam bentuk siteplan yang lebih komprehensif pada pertemuan mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang kuat, Dinas PUPR Kabupaten Sikka berharap penataan drainase ini tidak hanya efektif dalam mengatasi persoalan genangan air, tetapi juga mampu mendukung penataan wajah kota Maumere yang lebih rapi, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Senin 20 April 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka mengadakan pertemuan yang membahas rencana detail penanganan drainase di ruas Jl. Wairklau, Jl. Gajah Mada, dan Jl. Mawar. Rapat ini diikuti oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sikka, Ibu Femmy Bapa, Plt. Kepala Bidang Cipta Karya, Kepala Bidang SDA, Konsultan Perencana dan staf bidang cipta karya.

Dalam Pertemuan ini, Konsultan Perencana memberikan presentasi mengenai rencana penanganan saluran drainase mulai dari rencana dimensi saluran, data elevasi, arah aliran air, serta rencana perhitungan anggaran. Menyadari adanya beberapa area yang terdampak oleh pembangunan ini—termasuk beberapa kios warga di sekitar Jl. Wairklau, Dinas PUPR akan  berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Madawat. Langkah sosialisasi akan dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas.

Kepala Dinas PUPR Sikka, Ibu Femmy Bapa, menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dan perizinan bangunan. Beliau mengimbau staf pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) agar memastikan setiap pemohon memperhatikan pembuatan ramp atau akses masuk bangunan, sehingga tidak menutup saluran drainase atau menghambat fungsi sistem drainase yang ada.

Staf Teknis Bidang Cipta Karya juga memberikan masukan teknis agar dilakukan perhitungan elevasi dan persentase kemiringan secara mendetail dari titik Kantor Agama hingga persimpangan kantor Bapperida. Hal ini krusial karena jalur tersebut akan menerima beban aliran air yang besar dari segmen-segmen sebelumnya, sehingga diperlukan penerapan sistem kolakan pada setiap pertemuan arus untuk mencegah terjadinya luapan atau aliran balik (backwater).

Sebagai tindak lanjut, pihak konsultan berkomitmen untuk menyempurnakan data teknis dan menyajikannya dalam bentuk siteplan yang lebih komprehensif pada pertemuan mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang kuat, Dinas PUPR Kabupaten Sikka berharap penataan drainase ini tidak hanya efektif dalam mengatasi persoalan genangan air, tetapi juga mampu mendukung penataan wajah kota Maumere yang lebih rapi, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top